Fokus Melayani Jasa Potong, Idul Adha 2026 RPH Surabaya Tidak Menjual Sapi Qurban
Fokus Melayani Jasa Potong, Idul Adha 2026 RPH Surabaya Tidak Menjual Sapi Qurban

Keterangan Gambar : Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mendampingi pada momen Idul Adha tahun 2024. Arsip RPH Surabaya/Alif


Surabaya - (rphsurabaya.co.id) - Menyambut Idul Adha 2026, PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda menegaskan perubahan fokus layanan. Tahun ini, RPH Surabaya hanya menyediakan jasa pemotongan hewan qurban, tanpa menyediakan atau menjual hewan qurban seperti tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho, , menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian operasional perusahaan. “Pada pelaksanaan qurban tahun 2026 ini, RPH Surabaya hanya fokus pada pelayanan jasa pemotongan hewan qurban. Kami tidak menyediakan maupun menjual hewan qurban untuk masyarakat, perangkat daerah, maupun mitra seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya, keputusan tersebut tidak lepas dari fokus besar RPH Surabaya yang saat ini tengah mempersiapkan perpindahan operasional. “RPH Surabaya sedang mempersiapkan perpindahan operasional dari RPH Unit Pegirian ke RPH Unit Tambak Osowilangon yang direncanakan berlangsung pada akhir Mei 2026. Hal ini membutuhkan konsentrasi penuh agar proses transisi berjalan lancar,” imbuh Fajar.

Meski demikian, RPH Surabaya memastikan bahwa pelayanan pemotongan hewan qurban tetap berjalan optimal. Perusahaan berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan mengedepankan standar operasional, kebersihan, serta ketentuan syariat Islam. “Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemotongan hewan qurban, dengan menjaga kualitas layanan, higienitas, dan kesesuaian dengan syariat,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, RPH Surabaya berharap masyarakat tetap dapat melaksanakan ibadah qurban dengan nyaman, aman, dan sesuai ketentuan, melalui layanan pemotongan yang profesional dan terpercaya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)