
Keterangan Gambar : Transformasi RPH Surabaya dari perusahaan daerah menjadi perseroda menuntut perubahan pola kerja yang lebih profesional dan berorientasi industri.RPH Surabaya/Alif
Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 H, PT RPH Surabaya Perseroda menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pemotongan hewan kurban yang profesional, jujur, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Direktur Administrasi dan Keuangan PT RPH Surabaya Perseroda, Rudi Hardiyanto saat memberikan amanah dalam apel pagi karyawan, Senin (18/5/2026).
Menurut Rudi, momentum Iduladha menjadi pembuktian pelayanan RPH Surabaya yang kini semakin dikenal masyarakat, khususnya di Kota Surabaya, sebagai lokasi pemotongan hewan kurban yang terpercaya. Ia menekankan pentingnya seluruh pegawai menjaga fokus kerja dan tidak saling menyalahkan ketika menghadapi tantangan di lapangan.
Menurutnya, transformasi RPH Surabaya dari perusahaan daerah menjadi perseroda menuntut perubahan pola kerja yang lebih profesional dan berorientasi industri. “Kita harus fokus pada tujuan dan target masing-masing. Kalau target belum tercapai, jangan saling menyalahkan. Yang perlu dilakukan adalah evaluasi dan memperbaiki diri,” katanya.
Senada, Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar A Isnugroho juga menegaskan bahwa pelayanan kurban di RPH bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. “Pastikan pelayanan kurban terbaik tahun ini dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fajar.
Ia menekankan seluruh tim operasional, juru sembelih halal (Juleha), dokter hewan, hingga tim pengemasan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum dipotong dan daging aman dikonsumsi setelah penyembelihan.
Fajar juga mengingatkan pentingnya perlakuan yang baik terhadap hewan kurban selama proses penanganan dan penyembelihan. “Pastikan hewan diperlakukan dengan baik, tidak stres, dan disembelih dengan cepat menggunakan pisau yang benar-benar tajam,” katanya.
Selain itu, ia meminta seluruh panitia menjaga profesionalitas dan amanah dalam proses pencacahan hingga pengemasan daging agar hak pekurban tetap utuh tanpa ada pengurangan sedikit pun.(ant)
Tulis Komentar