
Keterangan Gambar : Situasi Pasar Daging Arimbi, Surabaya. RPH/Alif
Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Tim Monitoring Daging Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya melakukan pemantauan langsung di Pasar Daging Arimbi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan bahwa daging yang beredar di pasaran berasal dari pemotongan resmi RPH Kota Surabaya.
Ketua Tim Pengawasan Daging RPH Surabaya, drh. Bagus Aditya M.Si menjelaskan bahwa pengawasan ini penting untuk menjaga keamanan pangan bagi masyarakat, khususnya memastikan daging tidak berasal dari pemotongan ilegal di luar RPH.
“Kami melakukan pemantauan untuk memastikan bahwa daging yang beredar di Pasar Daging Arimbi merupakan hasil pemotongan resmi dari RPH Kota Surabaya, bukan dari luar. Ini penting agar masyarakat mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal,” jelas drh. Bagus.
Selain pengawasan asal daging, Tim Monitoring RPH Surabaya juga mencatat harga daging dan jeroan yang beredar di Pasar Daging Arimbi. Berdasarkan hasil pemantauan, harga masih terpantau stabil dan sesuai dengan kualitas produk.
Daging & Tulang Sapi:
Daging D1: Rp110.000/kg
Daging D2: Rp100.000/kg
Rawisan / Rawonan : Rp90.000/kg
Iga: Rp75.000/kg
Buntut: Rp70.000/kg
Kikil: Rp55.000/kg
Jeroan:
Babat: Rp60.000/kg
Harga Usus: Rp60.000/kg
Hati: Rp45.000/kg
Paru: Rp65.000/kg
Paru (masak): Rp80.000/kg
Menurut drh. Bagus, pemantauan harga ini dilakukan untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya harga yang tidak wajar.
“Harga daging dan jeroan di Pasar Daging Arimbi saat ini masih dalam kondisi normal dan sesuai kualitas. Pemantauan ini kami lakukan secara berkala agar masyarakat mendapatkan kepastian, baik dari sisi harga maupun keamanan produk,” jelasnya.
RPH Kota Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk selalu membeli daging dari sumber resmi dan terpercaya. Dengan memilih daging hasil pemotongan RPH, konsumen tidak hanya mendapatkan produk berkualitas, tetapi juga turut mendukung sistem pemotongan hewan yang higienis dan terawasi.
“Kami mengajak masyarakat Kota Surabaya untuk memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga dengan membeli daging hasil pemotongan resmi RPH Kota Surabaya, karena terjamin aman, sehat, utuh, dan halal,” pungkas drh. Bagus Aditya.(ant)
Tulis Komentar