BAZNAS Surabaya dan RPH Surabaya Gelar Pengenalan Juru Sembelih Halal
BAZNAS Surabaya dan RPH Surabaya Gelar Pengenalan Juru Sembelih Halal

Keterangan Gambar : RPH Surabaya berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Surabaya menggelar kegiatan Manajemen Kurban dan pengenalan Juru Sembelih Halal (Juleha) , Sabtu (23/5/2026). RPH Surabaya/Adek


Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, RPH Surabaya berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Surabaya menggelar kegiatan Manajemen Kurban dan pengenalan Juru Sembelih Halal (Juleha) , Sabtu (23/5/2026), di ruang pertemuan Bappeda Kota Surabaya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber 3 Juru Sembelih Halal RPH Surabaya yang telah memiliki Sertifikat dari Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP) diantaranya Heru Prasetyo, Maftuchin dan Parmin. 

Pengenalan dan pelatihan ini diikuti kurang lebih 100 peserta yang berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid, mushola dan yayasan di bawah naungan BAZNAS Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi keumatan, khususnya dalam pengelolaan hewan kurban yang baik, aman, sehat dan sesuai syariat.

Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. M. Hamzah, S.T, M.M menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis bersama RPH Surabaya untuk memberikan edukasi kepada para pengurus UPZ masjid terkait tata cara penyembelihan halal yang benar.

“Pelaksanaan ini dalam rangka mengedukasi para UPZ masjid supaya memiliki pengetahuan tentang bagaimana menyembelih yang baik secara syar’i, termasuk memahami alat, manajemen, hingga pengelolaannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan UPZ kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan hewan kurban.

“Harapan kami, selain memahami tata cara menyembelih, kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar agar UPZ semakin baik dan semakin dipercaya masyarakat. Ketika UPZ memiliki keterampilan dan kompetensi, maka masyarakat akan semakin yakin bahwa pengelolaan hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai syariat,” tambahnya.

Hamzah juga menyampaikan apresiasi kepada RPH Surabaya atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dalam kegiatan pelatihan tersebut. “Kami dari BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT RPH Surabaya yang telah bekerja sama dan berkolaborasi dalam kegiatan ini. Harapan kami, pelatihan ini tidak berhenti di sini, namun terus ditingkatkan sehingga para Juleha memiliki kompetensi yang semakin baik dan mampu mendukung terwujudnya Surabaya sebagai kota halal yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho, menyambut baik pelaksanaan pelatihan pengenalan Juleha dan manajemen kurban tersebut. “Ini merupakan kolaborasi yang baik untuk mengedukasi masyarakat, utamanya para pengurus UPZ di masjid, musala, maupun yayasan tentang tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar, memahami hukumnya, meningkatkan keterampilan, sekaligus mengamalkan ilmunya,” ujarnya.

Fajar berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap pengenalan materi saja, namun dapat ditindaklanjuti dengan pelatihan teknis yang lebih mendalam pada tahun mendatang. “Tahun depan insyaAllah akan kami tindak lanjuti dengan Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan materi dan contoh video, tetapi juga bisa langsung praktik penyembelihan sapi di RPH Surabaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pelatihan ini nantinya juga melibatkan pengurus Juleha Surabaya agar proses pembinaan lebih terarah. “Kolaborasi ini tentunya juga melibatkan teman-teman pengurus Juleha Surabaya, sehingga lebih terarah menuju Juleha yang memiliki sertifikat BNSP,” pungkasnya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)