
Keterangan Gambar : Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho menyampaikan arahan kepada karyawan saat apel pagi di RPH Surabaya Unit Tambak Osowilangon, Senin (6-7-2026). RPH Surabaya/ Adek
Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho, mengajak seluruh pegawai menjadikan momentum perpindahan operasional ke Unit Tambak Osowilangun per 1 Juni 2026 sebagai langkah memperkuat efisiensi kerja, menata sistem organisasi, serta mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan perusahaan di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini.
Hal tersebut disampaikan saat apel pagi Senin (6/7/2026) di hadapan jajaran direksi dan seluruh pegawai di RPH Unit Tambak Osowilangon. Dalam arahannya, Fajar mengajak seluruh pegawai untuk menjaga keberlangsungan sumber pendapatan utama perusahaan dengan memastikan operasional tiga unit pemotongan berjalan optimal.
Menurut Fajar, layanan pemotongan hewan di Unit Tambak Osowilangun, Kedurus, dan Banjar Sugihan merupakan tulang punggung pendapatan perusahaan yang harus dijaga bersama melalui pelayanan yang prima, fasilitas yang terawat, serta lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
"Ketiga unit ini adalah sumber pendapatan utama perusahaan. Karena itu harus kita jaga, kita rawat, dan kita pastikan pelayanannya tetap baik sehingga kepercayaan pelanggan terus terpelihara," ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Fajar meminta seluruh unsur operasional, mulai dari bagian pemotongan, teknik, sanitasi lingkungan, hingga keamanan dan ketertiban, agar sigap melakukan pembenahan apabila terdapat kerusakan fasilitas maupun kendala pelayanan. Menurutnya, setiap permasalahan harus segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu aktivitas pelanggan maupun operasional perusahaan.
Selain menjaga pendapatan dari jasa pemotongan, RPH Surabaya juga akan mengoptimalkan penjualan daging dan produk olahan daging ke pelanggan.
Selain itu potensi pendapatan dari layanan babatan/pencucian jerohan, menyewakan tempat untuk pemecah kepala sapi, biaya pengelolaan kulit sapi, pencacahan tulang, hingga pemanfaatan aset perusahaan yang memiliki nilai ekonomi juga dimaksimalkan.
"Seluruh potensi pendapatan harus kita optimalkan. Saya minta bagian keuangan mengawal langkah ini agar pendapatan perusahaan semakin kuat dan berkelanjutan," tegas Fajar.
Dalam kesempatan yang sama, Fajar juga mengingatkan seluruh pegawai untuk terus meningkatkan efisiensi kerja dengan meninggalkan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Ia menilai pembenahan sistem, manajemen, keuangan, dan operasional menjadi langkah penting agar perusahaan semakin sehat dan mampu menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung.
Menutup arahannya, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kebersamaan yang terus terjaga di tengah proses penataan perusahaan. Ia optimistis dengan kerja sama seluruh insan RPH Surabaya, perusahaan dapat terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kinerja usaha demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(ant)
Tulis Komentar