Surabaya - Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Unit Tambak Osowilangon (TOW) terus mematangkan persiapan jelang operasional. Salah satu tahapan penting yang dilakukan adalah kegiatan pembersihan menyeluruh area bangunan.
Kegiatan pembersihan dilaksanakan dengan dukungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Surabaya dan Satgas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) kota Surabaya.
Kegiatan pada Jumat (9/1) ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho. Doa bersama tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan, sekaligus harapan agar seluruh proses persiapan dan operasional RPH ke depan berjalan lancar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Damkar Kota Surabaya melakukan penyiraman secara menyeluruh di seluruh area bangunan RPH TOW. Proses pembersihan mencakup area pemotongan, ruang pencacahan, hingga sudut-sudut bangunan lainnya tanpa terkecuali, guna memastikan kebersihan dan kesiapan fasilitas sebelum digunakan.
Fajar Arifianto Isnugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RPH Surabaya dalam menghadirkan fasilitas rumah potong hewan yang modern dan higienis.
“Pembersihan ini menjadi langkah awal yang sangat penting. Kami ingin memastikan bahwa RPH Unit Tambak Osowilangon benar-benar siap beroperasi dengan standar kebersihan yang tinggi, sehingga mampu mendukung pelayanan pemotongan hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal,” ujarnya.
RPH Surabaya Unit Tambak Osowilangon dibangun di atas lahan seluas 7.500 meter persegi dan dirancang untuk mendukung operasional pemotongan hewan secara modern, higienis dan sesuai standar. Fasilitas teknis yang tersedia meliputi kandang penampungan untuk 150 ekor sapi BX dan 80 ekor sapi lokal, dengan kapasitas pemotongan hingga 150 ekor sapi per hari.
Selain itu, RPH TOW juga dilengkapi dengan 28 unit handrail dan 28 unit meja cacah yang disiapkan untuk menunjang kelancaran proses pemotongan. Dari sisi pengelolaan lingkungan, RPH ini memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang representatif dan berkapasitas mencukupi untuk kebutuhan operasional harian.
Seiring dengan kesiapan tersebut, PT RPH Surabaya Perseroda juga membuka pendaftaran Mitra Jagal Sapi gelombang pertama hingga 11 Januari 2026. Setelah pendaftaran tahap pertama ditutup, proses akan dilanjutkan ke tahap teknis. “Pada 12 Januari 2026, Mitra Jagal yang telah mendaftar akan kami beri kesempatan untuk memilih lokasi kandang penampungan sapi sekaligus area pencacahan,” imbuh Fajar.
Bagi calon mitra yang belum sempat mengikuti pendaftaran tahap pertama, pendaftaran gelombang kedua akan kembali dibuka pada 9 hingga 25 Februari 2026. Calon Mitra Jagal Sapi yang berminat dapat segera menghubungi nomor WhatsApp 0822-3307-0410 untuk memperoleh informasi teknis lebih lanjut. (ant)
Komentar Terakhir