Kunjungi RPH Unggas Surabaya, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Pelajari Pengolahan Air Limbah
Kunjungi RPH Unggas Surabaya, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Pelajari Pengolahan Air Limbah

Keterangan Gambar : drh Bagus Aditya, M.Si, (kanan) Koordinator Litbang RPH Surabaya mendampingi mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan UPN Veteran Jatim, saat melihat langsung proses pengolahan air limbah, Kamis (30/4/2026). RPH Surabaya/ Adek


Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Proses Pengolahan Air Buangan (PPAB), Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur melaksanakan kuliah lapangan ke unit Rumah Potong Hewan (RPH) Unggas Surabaya, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat kelompok kunjungan berbeda agar proses pembelajaran di lapangan berjalan lebih efektif dan interaktif. Mahasiswa diajak melihat langsung alur operasional pemotongan unggas hingga proses pengolahan air limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik RPH Unggas Surabaya.


Koordinator Litbang PT RPH Surabaya Perseroda drh Bagus Aditya, M.Si menerima kunjungan mahasiswa dan mendampingi mahasiswa melihat dari dekat tempat pemotongan unggas dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL ) RPH Unggas Surabaya.


Dosen Teknik Lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur, Syadzadhiya Q.Z. Nisa, menjelaskan bahwa kuliah lapangan ini bertujuan agar mahasiswa memahami secara nyata proses pengolahan limbah dari aktivitas rumah potong unggas. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses unggas masuk hingga pemotongan dilakukan, kemudian muncul limbah darah dan air pencucian yang selanjutnya diolah di IPAL agar memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan,” ujarnya.


Menurutnya, pembelajaran lapangan menjadi sarana penting agar mahasiswa mampu memahami sistem pengolahan air limbah secara aplikatif, khususnya pada sektor rumah potong unggas. “Harapannya mahasiswa dapat memahami unit-unit pengolahan air limbah secara langsung sehingga lebih siap ketika nantinya menghadapi persoalan pengelolaan limbah di dunia kerja,” tambahnya.


Sementara itu, perwakilan mahasiswa semester 4 Program Studi Teknik Lingkungan, Alif Seto Rifai, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata terkait proses pengolahan air buangan di RPH unggas.


Ia menjelaskan, limbah dari proses pemotongan seperti darah, kotoran, bulu, dan sisa potongan ayam terlebih dahulu masuk ke saluran penampungan yang dilengkapi penyaring untuk memisahkan partikel kasar dan halus. “Setelah itu air limbah dipompa menuju proses aerasi dan biofiltrasi menggunakan mikroorganisme untuk menurunkan parameter BOD dan COD. Selanjutnya dilakukan proses pengendapan dan filtrasi untuk mengurangi TSS sebelum air masuk ke kolam penampungan,” jelasnya.


Menurut Alif, hasil pengolahan air limbah tersebut juga dapat dimanfaatkan kembali, seperti untuk kolam ikan maupun penyiraman tanaman, sekaligus menjadi indikator kualitas hasil pengolahan air limbah yang telah memenuhi baku mutu lingkungan. “Dengan kunjungan ini kami jadi bisa melihat secara langsung bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan di lapangan. Ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa teknik lingkungan untuk memahami pengolahan air buangan secara nyata,” pungkasnya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)