RPH Surabaya Pastikan Penjual Pasar Arimbi Ambil Daging dari Unit TOW
RPH Surabaya Pastikan Penjual Pasar Arimbi Ambil Daging dari Unit TOW

Keterangan Gambar : Monitoring peredaran daging di Pasar Daging Arimbi, Kamis (11/6/2026). RPH Surabaya/ Adek


Surabaya - (rphsurabaya.co.id) - PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda memperketat pengawasan sekaligus melakukan monitoring peredaran daging di Pasar Daging Arimbi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta komitmen para pedagang dalam menjual daging hasil pemotongan dari RPH Tambak Osowilangun.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho, mengatakan bahwa monitoring tersebut merupakan tindak lanjut atas surat edaran dan pengumuman yang sebelumnya telah disampaikan kepada seluruh pedagang di Pasar Daging Arimbi.

"Ini mem-follow up surat edaran dan pengumuman yang sudah disampaikan kepada para pedagang beberapa waktu lalu, untuk mengingatkan kembali komitmen pedagang agar tetap menjual daging dari hasil pemotongan RPH Tambak Osowilangun," ujar Fajar.

Menurutnya, RPH Surabaya mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan memastikan kebutuhan daging tetap terpenuhi meskipun operasional pemotongan telah berpindah dari Pegirian ke Tambak Osowilangun. "Masyarakat tidak perlu cemas. Ketersediaan daging masih aman seperti semula di Pasar Daging Arimbi meskipun pemotongan sudah berpindah ke Tambak Osowilangun," katanya.

Fajar menjelaskan, pemantauan ini juga bertujuan memastikan seluruh lapak di Pasar Daging Arimbi benar-benar menjual daging dari hasil pemotongan RPH Surabaya. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya antisipasi terhadap kemungkinan masuknya daging dari luar RPH Surabaya. "Pemantauan ini penting untuk memastikan semua lapak berkomitmen mengambil dan menjual daging hasil pemotongan RPH Tambak Osowilangun. Ini juga sebagai antisipasi masuknya daging dari luar RPH Surabaya," tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat ditemukan informasi mengenai masuknya daging dari hasil pemotongan di luar RPH Surabaya ketika jumlah pemotongan mengalami penurunan. "Karena informasinya beberapa waktu lalu, saat pemotongan menurun, ada daging dari luar RPH Surabaya yang masuk dan dijual di Pasar Daging Arimbi. Ini yang kami antisipasi dengan memperketat pengawasan," ujarnya.

Pengawasan dilakukan oleh tim RPH Surabaya yang bertugas di Pasar Daging Arimbi dengan melibatkan unsur keamanan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Satpol PP.

"Kami terus berkoordinasi dengan jajaran Pemkot Surabaya untuk melakukan monitoring terpadu, memastikan Pasar Daging Arimbi sebagai sentra penjualan daging terbaik di Surabaya tetap aman, menjual daging dari pemotongan RPH Tambak Osowilangun, dan tidak ada daging dari luar yang masuk," kata Fajar.

Dalam monitoring tersebut, RPH Surabaya juga mencatat perkembangan harga daging dan jeroan yang masih terpantau stabil. Adapun update harga di Pasar Daging Arimbi per Kamis, 11 Juni 2026, sebagai berikut:

Daging D1 : Rp130.000/kg

Daging D2 : Rp120.000/kg

Rawis : Rp110.000/kg

Iga : Rp80.000/kg

Buntut : Rp75.000/kg

Hati : Rp60.000/kg

Paru rebus : Rp70.000/kg

Babat : Rp60.000/kg

Usus : Rp65.000/kgKikil : Rp60.000/kg. (ant)





Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)