RPH Surabaya Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Unit Tambak Osowilangun 50 Ribu Liter Per Hari
RPH Surabaya Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Unit Tambak Osowilangun 50 Ribu Liter Per Hari

Keterangan Gambar : Ketersediaan debit air PDAM di RPH Unit Tambak Osowilangon sudah mencukupi untuk kebutuhan pencucian jerohan/ babatan maupun pembersihan lokasi pemotongan hewan. RPH Surabaya/ Adek


Surabaya (rphsurabaya.co.id) – Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui monitoring dan evaluasi kegiatan operasional pemotongan hewan di Unit Tambak Osowilangun yang sudah berjalan sejak 1 Juni 2026.

Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi masalah sekaligus merumuskan langkah perbaikan demi mendukung kelancaran pelayanan kepada mitra jagal dan pemenuhan kebutuhan daging masyarakat.

Kepala Bagian Pemotongan RPH Surabaya, drh. Nowo Siswo Yuworo, menjelaskan saat ini ketersediaan debit air PDAM di RPH Unit Tambak Osowilangon sudah mencukupi untuk kebutuhan pencucian jerohan/ babatan maupun pembersihan lokasi pemotongan hewan. 

Air digunakan mulai dari proses penyembelihan, perawatan sapi di kandang penampungan, hingga pembersihan area operasional setelah aktivitas selesai setiap malam. "Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, saat ini kapasitas tandon penampungan air PDAM telah ditingkatkan menjadi 50.000 liter, dari sebelumnya sekitar 30.000 liter," ujar drh. Nowo.

Penambahan kapasitas ini diharapkan mampu menjaga kelancaran operasional serta mendukung penerapan standar kebersihan dan sanitasi di lingkungan rumah potong hewan.

Selain persoalan pasokan air, evaluasi juga menemukan beberapa kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana, diantaranya pada fasilitas katrol dan pengangkut daging, serta peningkatan elevasi lantai di area pemotongan.

Menurutnya, RPH Surabaya saat ini tengah berkoordinasi dan berdiskusi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) untuk merumuskan solusi teknis yang tepat.

Melalui berbagai upaya perbaikan tersebut, RPH Surabaya berharap pelayanan kepada para mitra jagal dapat semakin optimal. Peningkatan fasilitas operasional diharapkan tidak hanya memperlancar proses pemotongan hewan, tetapi juga memastikan ketersediaan daging yang aman, higienis, dan berkualitas bagi masyarakat KotaSurabaya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)