Transformasi RPH Surabaya, Sektor Niaga Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Perusahaan
img_upacara.png

Surabaya (rphsurabaya.co.id) - PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda terus menegaskan langkah transformasi bisnisnya. Tidak lagi hanya bertumpu pada jasa pemotongan hewan, RPH Surabaya kini mengarahkan fokus pengembangan pada sektor niaga atau perdagangan sebagai penggerak utama pendapatan perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jasa dan Niaga PT RPH Surabaya Perseroda, Megawati, saat memberikan amanat pada apel pagi, Senin (1/2/2026). “Kalau dulu RPH Surabaya-Perseroda mengandalkan jasa potong, ke depan kita akan mengandalkan niaga atau perdagangan,” tegas Megawati.

Menurutnya, transformasi ini sejalan dengan rencana perpindahan operasional baru di Unit Tambak Osowilangon (TOW) setelah Lebaran. Perpindahan tersebut bukan sekadar perubahan tempat, tetapi juga menjadi kesiapsiagaan perusahaan dalam menjawab tantangan dan kebutuhan zaman.

“Hal-hal inilah yang menunjukkan kesiapsiagaan kita untuk menerima perubahan dan paradigma yang baru,” ujarnya. Megawati juga menekankan bahwa orientasi ke depan adalah bagaimana sektor niaga mampu menjadi kekuatan penggerak ekonomi dan pendapatan perusahaan.

“Yang penting sekarang adalah bagaimana niaga bisa menjadi penggerak ekonomi pendapatan yang ada di RPH Surabaya-Perseroda,” jelasnya.

Perubahan arah bisnis ini, lanjutnya, menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM). Pegawai, khususnya di lini produksi dan niaga, dituntut untuk beradaptasi dengan cepat, meningkatkan kompetensi, dan memahami kebutuhan pelanggan. “SDM yang awalnya belum memiliki pengalaman harus berlatih dengan kecepatan. Bagaimana mengolah daging sesuai keinginan customer dengan kerja yang cepat dan tepat,” imbuhnya.

Seiring meningkatnya volume pekerjaan dan kebutuhan pelanggan, Megawati berharap kepercayaan masyarakat Kota Surabaya terhadap produk RPH semakin kuat. “Kepada teman-teman niaga, siapkan diri, siapkan mental, siapkan waktu. Jadikan volume pekerjaan sebagai kebiasaan,” pesannya.

Megawati menegaskan bahwa solidaritas tim dan kerja sama merupakan faktor kunci dalam menyiasati perubahan serta menyiapkan kebutuhan pelanggan secara optimal. Ia menyampaikan bahwa kesolidan tim, termasuk kerja sama yang baik, sangat penting untuk mengukuhkan pelayanan kepada konsumen.

Menutup amanatnya, Megawati mengajak seluruh pegawai untuk menjaga komitmen kebersamaan dan profesionalisme demi keberlangsungan RPH Surabaya. “Bekerjalah dengan cerdas, bekerjalah dengan ikhlas. Insya Allah, hidup Anda akan menjadi berkah bagi keluarga di rumah,” pungkasnya.(ant)